Ternyata bintang berekor sudah tertulis dalam Alquran


Allah telah berfirman “Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang? Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?” (QS. Al-Mulk: 16-18).

Di dalam susunan tata surya, bumi tidak beraktivitas sendiri, banyak susunan benda-benda planet yang juga berpencar dan bukan tidak mungkin bakal menabrak satu sama lain. Apabila terjadi tabrakan sebuah benda langit, maka hal itu dapat membuat pecahan dan serpihannya menyebar, dan jangan bayangkan serpihan-serpihan itu seperti debu, ukuran bisa sangat besar bahkan sampai berton-ton. Hujan meteor di Rusia pada Februari lalu misalnya.

Badan Antariksa Amerika Serikat mengatakan tak ada kaitan jatuhnya meteor itu dengan asteroid 2012 DA14 yang diprediksi akan melintasi Bumi. Kemudian dengan meteor atau bintang berekor yang jatuh ke bumi, sesungguhnya fenomena itu sudah jauh-jauh hari dirincikan Al-quran, yakni 1400 tahun lalu! Rasulullah Saw pernah bersabda, “Pada umat ini akan terjadi (di akhir zaman) penenggelaman bumi, HUJAN BATU, dan pengubahan rupa. Ada seorang dari kaum muslimin yang bertanya, kapankah peristiwa itu akan terjadi? Beliau menjawab, “Apabila musik dan biduanita telah merajalela dan khamr telah dianggap halal.” (HR. Tirmidzi (2212) Al-Fitan dari hadits ‘Imran bin Hushain, Ibnu Majah (4060) Al-Fitan dari Sahl bin Sa’d, dan Thabrani dalam Mu’jamu ‘J-Kabfrdzn Mu’jamul-Ausath. Hadits ini shahih.)

Diriwayatkan pula oleh Ibnu Majah dari ‘Abdullah, dengan redaksi, “Menjelang terjadinya Kiamat akan terjadi pengubahan rupa, penenggelaman bumi, dan hujan batu.” (HR. Ibnu Majah (4059) dalam Al-Fitan.)

Hujan meteor bahkan terjadi saban hari di pelbagai belahan bumi. Kepala Observatorium Bosscha, Taufik Hidayat, mengatakan, setiap harinya antara 100 sampai 1000 ton meteor membombardir bumi, namun tidak sampai membahayakan manusia. Oleh sebab itulah para astronomi melakukan penelitian yang sangat aktif terhadap benda langit terutama kepada asteroid karena ukurannya yang cukup besar. “Jika ukurannya kecil tidak masalah karena akan habis ketika melewati atmosfer bumi, namun jika berukuran besar akan berbeda”, katanya.

Tapi begitulah Al-Qur’an, kalam Allah yag diturunkan pada masa kerasulan nabi. Karena apakah mungkin Muhammad dari padang pasir arab yang terpencil dapat membuat buku tentang roket, orbit, astronomi, gas nebula seperti di atas. Apakah ini adalah karya dari seorang yang tidak bisa baca tulis.

Sungguh ini merupakan firman Allah Swt. Firman terakhir khususnya bagi kita manusia modern yang mengangungkan iptek dan fakta ilmiah. Mukjizat terakhir sebelum kiamat. Apa lagi yang membuat kita ragu kebenaran Islam?

Wallahualam bissawab

Sumber

1 komentar:

  1. Admin web ini sungguh hebat. dia membantu mentololkan banyak kaum onta. Bukankah makin banyak onta2 tolol, ada yang makin mudah jadi tuan raja dan penguasa di negeri ini? Lanjutkan!!

    BalasHapus