Ternyata penemu obat kanker adalah orang muslim


Kanker merupakan penyakit mematikan yang ditakuti umat manusia. Badan kesehatan dunia WHO menyatakan pada tahun 2010, kanker akan menjadi penyakit penyebab kematian nomor wahid di dunia mengalahkan serangan jantung.

Sejatinya, kanker bukanlah penyakit baru di era kejayaan peradaban Islam, para dokter Muslim telah mampu mendiagnosis dan mengobati penyakit kanker. Tak hanya itu, dokter muslim seperti Ibnu Sina dan Al-Baitar pun telah menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit yang mematikan itu.

Al-Baitar, seorang ilmuwan muslim abad ke-12 telah berhasil menemukan ramuan herbal untuk mengobati kanker bernama Hindiba (Endive). Ramuan Hindiba yang ditemukan Al-Baitar itu mengandung zat anti kanker yang juga bisa menyembuhkan tumor dan gangguan-gangguan neoplastic.

Untuk melacak khasiat dan ramuan Hindiba, Prof Nil Sari dari Turki melakukan penelitian terhadap literatur pengobatan masa lalu. Ia melacak 2 masterpiece ilmuwan muslim, yakni Ibnu Sina lewat Canon of Medicine serta Ensiklopedia Tanaman yang ditulis Al-Baitar. Dalam kedua literatur tersebut dijelaskan bahwa Hindiba terbukti sangat efektif mengobati penyakit kanker. Menurut Al-Baitar, jika ramuan Hindiba dipanaskan dan busanya diambil dan disaring kemudian diminum, akan bermanfaat untuk menyembuhkan tumor.

Pakar pengobatan di era Kesultanan Turki Usmani, Mehmed Mumin mengungkapkan bahwa Hindiba bisa mengobati tumor dalam organ internal. Namun lebih sering dianjurkan untuk perawatan tumor pada tenggorokan. Jika kayu manis dicampurkan pada jus Hindiba, dapat digunakan untuk obat kumur serta bermanfaat pula untuk perawatan tumor, sakit dan peradangan tenggorokan.

Peranan Hindiba Menumpas Kanker
Keampuhan pengobatan kanker dengan menggunakan Hindiba didasarkan atas pertimbangan teoritis pengobatan, yakni efek obat-obatan medis yang beroperasi sesuai dengan sifat konstituen yang dihasilkan dari dekomposisi akan memiliki efek yang disebut energi. Potensi kualitas panas dan dingin dalam obat akan keluar sebagai hasil dekomposisi dalam tubuh. Komponen aktif alami yang bersifat panas akan segera bereaksi kemudian tersebar melalui jaringan sevara efektif.

Konstituen panas bereaksi sebelum konstituien dingin dan membersihkan hambatan dalam saluran-saluran kecil pada bagian tubuh dan memperlancar penyebaran konstituen dingin. Di sinilah Hindiba berperan besar dalam menumpas sel kanker yang merusak.

Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar