Ternyata benua Amerika ditemukan oleh orang Islam


Christopher Columbus menyebut Amerika sebagai 'The New World' ketika pertama kali menginjakkan kakinya di benua itu pada 21 Oktober 1492.
Namun, bagi umat Islam di era keemasan, Amerika bukanlah sebuah 'Dunia Baru'. Sebab, 603 tahun sebelum penjelajah Spanyol itu menemukan benua itu, para penjelajah Muslim dari Afrika Barat telah membangun peradaban di Amerika.

Klaim sejarah Barat yang menyatakan Columbus sebagai penemu benua Amerika akhirnya terpatahkan. Sederet sejarawan menemukan fakta bahwa para penjelajah Muslim telah menginjakkan kaki dan menyebarkan Islam di benua itu lebih dari setengah milenium sebelum Columbus.
Secara historis umat Islam telah memberi kontribusi dalam ilmu pengetahuan, seni, serta kemanusiaan di benua Amerika.

''Tak perlu diragukan lagi, secara historis kaum Muslimin telah memberi pengaruh dalam evolusi masyarakat Amerika beberapa abad sebelum Christopher Columbus menemukannya,'' tutur Fareed H Numan dalam American Muslim History A Chronological Observation. Sejarah mencatat Muslim dari Afrika telah menjalin hubungan dengan penduduk asli benua Amerika, jauh sebelum Columbus tiba.
Jika Anda mengunjungi Washington DC, datanglah ke Perpustakaan Kongres (Library of Congress). Lantas, mintalah arsip perjanjian pemerintah Amerika Serikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, tahun 1787. Di sana akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee saat itu, bernama AbdeKhak dan Muhammad Ibnu Abdullah.

Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee yang saat itu berdasarkan hukum Islam.

Lebih lanjut, akan ditemukan kebiasaan berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan kaum laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.

Cara berpakaian ini dapat ditemukan dalam foto atau lukisan suku cherokee yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Kepala suku terakhir Cherokee sebelum akhirnya benar-benar punah dari daratan Amerika adalah seorang Muslim bernama Ramadan Ibnu Wati.

Berbicara tentang suku Cherokee, tidak bisa lepas dari Sequoyah. Ia adalah orang asli suku cherokee yang berpendidikan dan menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara. Jika kita sekarang mengenal abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki aksara sendiri.

Yang membuatnya sangat luar biasa adalah aksara yang dihidupkan kembali oleh Sequoyah ini mirip sekali dengan aksara Arab. Bahkan, beberapa tulisan masyarakat cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di Nevada sangat mirip dengan kata ”Muhammad” dalam bahasa Arab.

Nama-nama suku Indian dan kepala sukunya yang berasal dari bahasa Arab tidak hanya ditemukan pada suku Cherokee (Shar-kee), tapi juga Anasazi, Apache, Arawak, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni.

Bahkan, beberapa kepala suku Indian juga mengenakan tutp kepala khas orang Islam. Mereka adalah Kepala Suku Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox, Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Hal ini ditunjukkan pada foto-foto tahun 1835 dan 1870.

Secara umum, suku-suku Indian di Amerika juga percaya adanya Tuhan yang menguasai alam semesta. Tuhan itu tidak teraba oleh panca indera. Mereka juga meyakini, tugas utama manusia yang diciptakan Tuhan adalah untuk memuja dan menyembah-Nya.

Seperti penuturan seorang Kepala Suku Ohiyesa : ”In the life of the Indian, there was only inevitable duty-the duty of prayer-the daily recognition of the Unseen and the Eternal”. Bukankah Al-Qur’an juga memberitakan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin semata-mata untuk beribadah pada Allah

Bagaimana bisa Kepala suku Indian Cheeroke itu muslim?

Sejarahnya panjang, Semangat orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet (tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta mereka saat itu.

Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan hanya tercatat pada buku-buku akademis.

Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi.

Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan.

Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia.

Dr. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.

Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).

Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.

Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid.

Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama.

Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu.

Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab.

Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.

Pengaruh Islam di Benua Amerika

Sekali-kali cobalah Anda membuka peta Amerika. Telitilah nama tempat yang ada di Negeri Paman Sam itu. Sebagai umat Islam, pastilah Anda akan dibuat terkejut. Apa pasal? Ternyata begitu banyak nama tempat dan kota yang menggunakan kata-kata yang berakar dan berasal dari bahasa umat Islam, yakni bahasa Arab.

Tak percaya? Cobalah wilayah Los Angeles. Di daerah itu ternyata terdapat nama-nama kawasan yang berasal dari pengaruh umat Islam. Sebut saja, ada kawasan bernama Alhambra. Bukankah Alhambra adalah nama istana yang dibangun peradaban Islam di Cordoba?

Selain itu juga ada nama teluk yang dinamai El Morro serta Alamitos. Tak cuma itu, ada pula nama tempat seperti; Andalusia, Attilla, Alla, Aladdin, Albany, Alcazar, Alameda, Alomar, Almansor, Almar, Alva, Amber, Azure, dan La Habra.

Setelah itu, mari kita bergeser ke bagian tengah Amerika. Mulai dari selatan hingga Illinois juga terdapat nama-nama kota yang bernuansa Islami seperti; Albany, Andalusia, Attalla, Lebanon, dan Tullahoma. Malah, di negara bagian Washington terdapat nama kota Salem.

Pengaruh Islam lainnya pada penamaan tempat atau wilayah di Amerika juga sangat kental terasa pada penamaan Karibia (berasal dari bahasa Arab). Di kawasan Amerika Tengah, misalnya, terdapat nama wilayah Jamaika dan Kuba. Muncul pertanyaan, apakah nama Kuba itu berawal dan berakar dari kata Quba - masjid pertama yang dibangun Rasulullah adalah Masjid Quba. Negara Kuba beribu kota La Habana (Havana).

Di benua Amerika pun terdapat sederet nama pula yang berakar dari bahasa Peradaban Islam seperti pulau Grenada, Barbados, Bahama, serta Nassau. Di kawasan Amerika Selatan terdapat nama kota-kota Cordoba (di Argentina), Alcantara (di Brazil), Bahia (di Brazil dan Argentina). Ada pula nama pegunungan Absarooka yang terletak di pantai barat.

Menurut Dr A Zahoor, nama negara bagian seperti Alabama berasal dari kata Allah bamya. Sedangkan Arkansas berasal dari kata Arkan-Sah. Sedangkan Tennesse dari kata Tanasuh. Selain itu, ada pula nama tempat di Amerika yang menggunakan nama-nama kota suci Islam, seperti Mecca di Indiana, Medina di Idaho, Medina di New York, Medina dan Hazen di North Dakota, Medina di Ohio, Medina di Tennessee, serta Medina di Texas. Begitulah peradaban Islam turut mewarnai di benua Amerika.

Fakta Eksistensi Islam di Amerika
Tahun 999 M: Sejarawan Muslim Abu Bakar Ibnu Umar Al-Guttiya mengisahkan pada masa kekuasaan Khalifah Muslm Spanyol bernama Hisham II (976 M -1009 M), seorang navigator Muslim bernama Ibnu Farrukh telah berlayar dari Kadesh pada bulan Februari 999 M menuju Atlantik. Dia berlabuh di Gando atau Kepulauan Canary Raya. Ibnu Farrukh mengunjungi Raja Guanariga. Sang penjelajah Muslim itu memberi nama dua pulau yakni Capraria dan Pluitana. Ibnu Farrukh kembali ke Spanyol pada Mei 999 M.

Tahun 1178 M: Sebuah dokumen Cina yang bernama Dokumen Sung mencatat perjalanan pelaut Muslim ke sebuah wilayah bernama Mu-Lan-Pi (Amerika). Tahun 1310 M: Abu Bakari seorang raja Muslim dari Kerajaan Mali melakukan serangkaian perjalanan ke negara baru. Tahun 1312 M: Seorang Muslim dari Afrika (Mandiga) tiba di Teluk Meksiko untuk mengeksplorasi Amerika menggunakan Sungai Mississipi sebagai jalur utama perjalanannya.

Tahun 1530 M: Budak dari Afrika tiba di Amerika. Selama masa perbudakan lebih dari 10 juta orang Afrika dijual ke Amerika. Kebanyakan budak itu berasal dari Fulas, Fula Jallon, Fula Toro, dan Massiona - kawasan Asia Barat. 30 persen dari jumlah budak dari Afrika itu beragama Islam.

Tahun 1539 M: Estevanico of Azamor, seorang Muslim dari Maroko, mendarat di tanah Florida. Tak kurang dari dua negara bagian yakni Arizona dan New Mexico berutang pada Muslim dari Maroko ini. Tahun 1732 M: Ayyub bin Sulaiman Jallon, seorang budak Muslim di Maryland, dibebaskan oleh James Oglethorpe, pendiri Georgia. Tahun 1790 M: Bangsa Moor dari Spanyol dilaporkan sudah tinggal di South Carolina dan Florida.

Sequoyah, also known as George Gist Bukti lainnya adalah, Columbus sendiri mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika.

Mereka mendiami Karibia, Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi.

Sejarawan Ivan Van Sertima dalam karyanya They Came Before Columbus membuktikan adanya kontak antara Muslim Afrika dengan orang Amerika asli. Dalam karyanya yang lain, African Presence in Early America, Van Sertima, menemukan fakta bahwa para pedagang Muslim dari Arab juga sangat aktif berniaga dengan masyarakat yang tinggal di Amerika.

Van Sertima juga menuturkan, saat menginjakkan kaki di benua Amerika, Columbus pun mengungkapkan kekagumannya kepada orang Karibian yang sudah beragama Islam. "Columbus juga tahun bahwa Muslim dari pantai Barat Afrika telah tinggal lebih dulu di Karibia, Amerika Tengah, Selatan, dan Utara," papar Van Sertima. Umat Islam yang awalnya berdagang telah membangun komunitas di wilayah itu dengan menikahi penduduk asli.

Menurut Van Sertima, Columbus pun mengaku melihat sebuah masjid saat berlayar melalui Gibara di Pantai Kuba. Selain itu, penjelajah berkebangsaan Spanyol itu juga telah menyaksikan bangunan masjid berdiri megah di Kuba, Meksiko, Texas, serta Nevada. Itulah bukti nyata bahwa Islam telah menyemai peradabannya di benua Amerika jauh sebelum Barat tiba.

Lebih lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492 dalam pelayarannya antara Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.

Dan tahukah anda? 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus kapten kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim yaitu dua bersaudara Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER,JOHN BOYD: Christopher Columbus, New York 1950]

Sumber

83 komentar:

  1. Yang benar... benua Amerika ditemukan oleh orang tidak beragama, yaitu orang Indian sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. heh,kamu jangan begitu,kalau mereka tidak beragama mengapa mereka menyembah sesuatu?

      Hapus
    2. nama kepercayaannya animisme, menyembah leluhur. gebleg lu

      Hapus
    3. menyembah "sesuatu" Syahroni bgt.... unyu2

      Hapus
    4. BENAR TIDAKNYA ITU AKAN SULIT DI MENGERTI DENGAN NALAR MASING-MASING,AKAN TETAPI MAHLUK-MAHLUK KAFIR AKAN GERAM PASANG TARING KEREPOTAN DENGAN KEBENARAN ISLAM...BUKTI FAKTA NYATA,SEKARANG SAYA BERTEMAN SAMA ORANG AMERIKA,TERNYATA WARGA AMERIKA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM SECARA DIAM-DIAM,DI KARENAKAN BUKTI NYATA BAHWA ISLAM ITU AGAMA YANG SEBENARNYA,SETELAH MENGKAJI SEDALAM-DALAMNYA TENTANG ISLAM...

      Hapus
    5. cerita konyol di islamkan semua

      Hapus
    6. saya setuju dengan mas koji...Allahu Akbar...

      Hapus
  2. blog bajingan.. klaim ke dunia internasional klo berani.. anjing.. kasihan anak orang yang percaya sama cerita ini.. kontol..

    BalasHapus
    Balasan
    1. MAHLUK KAFIR PADA PASANG TARING...wkkwkwkwkwkwkkk

      Hapus
    2. Penemu Planet Bumi juga Islam loh.....

      Hapus
    3. kingkong di ragunan juga udah islam dr bulan lalu bro..

      Hapus
  3. cian deh elo yang digerogoti rasa benci!

    BalasHapus
    Balasan
    1. mahluk kafir pada unjuk gigi...wkwkkwkwkwkwkk

      Hapus
    2. Ya para kafir unjuk gigi sambil mulut menganga krn tertawa terbahak2 melihat kebodohan muslim :D

      Ketololan islam adalah hiburan bagi kami para kafirun XD

      Hapus
    3. astagfirullahhalazdim.... islam akan menang hingga akhir zaman.... semakin dalam seseorang mendalami islam.... semakin tumbuh dan besar keiingintahuannya.... dan saat itu lah tak akan ada yang bisa mendustakan, hidayah Allah akan timbull.... beruntunglah orang2 yang lahir dari keluarga muslim....sedangkan yang belum muslim akan lebih besar lagi ujian pencarian Tuhan nya yakni Allah swt.... abad ini saja membuktikan banyak warga inggris yang memeluk islam dan gereja2 yang tertinggal alis kosong telah dialaih fungsikan menjadi tempat beribadah yang nyaman.... Allahuakbar.. allahuakar.... subhanallah

      Hapus
    4. Allahu Akbar, YAHUDI itu AKAN HANCUR, agama ISLAM adalah AGAMA yang PALING SEMPURNA, tak ada agama yang seindah agama Islam!

      Hapus
  4. Indonesia People6 Agustus 2012 08.20

    Yang nemu Amerika ya columbus..!
    sejarah islam ga ada yang bener! cuman memutarbalikan fakta yang ada..
    blog yang sungguh aneh.. sebagai seorang islam yang benar seharusnya menampilkan yang kebenarannya sudah teruji dan di akui! jangan suka mengada-ada.. atau bahkan memutarbalikan fakta..

    BalasHapus
    Balasan
    1. weh agamalu apa boy sejarah islam itu benner semua
      tapi kalo yang colombusma kurang tau

      Hapus
    2. wuahahahahahahaha gaya lu boy, pantes aja islam jadi ruwet.. isinya model kaya lu boy wuaahahahahahaha

      Hapus
    3. yang nemu benua amerika itu Amerigo Vespucci, Colombus cuman nyasar & cuman nyampe di karibia doang...
      info terbaru, benua amerika lebih dulu ditemukan oleh Zheng He (Sampokong)

      Hapus
    4. kasian si boy, ngaku2 cerdas alquran, mumpung masih muda ente cari-2 pencerahan sanah, jgn jadi katak dlm tempurung, nasehat ane banyakin baca-2 buku bermutu ya, yg dibaca jgn itu2 doang

      Hapus
    5. waduuuu..... logikanye dari Arab ke Amerika naek Onta... gue PERCAYA!!!! *tepok jidat

      Hapus
    6. Wah Yang Komen bukan orang islam nuh,kasar lagi,gablek...............................

      Hapus
    7. Apa jaminan lu bc buku itu benar ??..klu yg bikin buku bilang orang tua lu monyet,lu percaya !!..

      Klu mau bc ya bc lah alqur'an smua udh jelas..

      Hapus
  5. Benua amrik yg nemuin Zainab waktu dia kabur dari arab gara2 mau dikawinin ama mertuanya sendiri, si muhammad saw. Sumber : http://indonesia.faithfreedom.org/forum/komik-muhammad-dan-zainab-yg-bikin-heboh-di-indonesia-t30351/

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuahahahahahah kayanya jawaban agan yang paling masuk akal wakakakakakakakakakak

      Hapus
    2. bener2...ini kelihatannya yang masuk akal

      Hapus
    3. pertamaxx gan

      Hapus
  6. bangsa indian itu penganut shamanisme & totemisme, mereka ngga mengenal tuhan sama sekali. bahkan mereka juga ngga mengenal tulisan. mereka memuja alam semesta dan leluhur dalam wujud hewan.

    agak beda sama bangsa indian di amerika tengah (maya, inca, aztec, dll), mereka pemuja dewa matahari. saat spanyol masuk, dan berusaha menyebarkan ajaran kristen, orang2 indian menentangnya. dengan dibawah todongan senjata api tentara spanyol, raja indian berseru : "tuhan kalian telah dibunuh dan bangkit lagi, tapi tuhan kami selalu abadi dan menyinari kami!!!" katanya sambil menunjuk matahari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini komen paling bener dan faktual. Komen-komen yang lain cenderung keras. Tapi, yang bikin blog emang kebangetan banget. Nggak heran banyak blogwalker yang kesel

      Hapus
  7. JUstru kebenaran islam yang selalu ditutup2i sama orang kafir dari jaman dulu.... w percaya kebenaran blog ini coz.... andalusia ( spanyol dibawah kekuasaan islam ) memang lama berjaya di spanyol. Justru orang yg gk percaya akan kebenaran islam adalah ciri-ciri orang munafik!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca ini! jangan cuman nyosor aje

      bangsa indian itu penganut shamanisme & totemisme, mereka ngga mengenal tuhan sama sekali. bahkan mereka juga ngga mengenal tulisan. mereka memuja alam semesta dan leluhur dalam wujud hewan.

      agak beda sama bangsa indian di amerika tengah (maya, inca, aztec, dll), mereka pemuja dewa matahari. saat spanyol masuk, dan berusaha menyebarkan ajaran kristen, orang2 indian menentangnya. dengan dibawah todongan senjata api tentara spanyol, raja indian berseru : "tuhan kalian telah dibunuh dan bangkit lagi, tapi tuhan kami selalu abadi dan menyinari kami!!!" katanya sambil menunjuk matahari.

      Hapus
    2. Bener kok...sejarah islam bener semua. Termasuk blog ini juga bener semua..saluut bagi pengikutnya.

      Hapus
    3. Yang gak punya agama gak usah nge bacod deh,,,

      Hapus
    4. ngapain kebenaran islam ditutup2i????
      nutup2i suka bantai orang gitu????

      Hapus
    5. ini bukan maslah ditutupi ato ga bro.. gini aja si oake logika aja, kalo emang bener benua amerika ditemuin sama org islam buktinya kenapa sampe skarang gada proffesor sejarah kelas kakap ngumumin kalo yg nemuin benua amerika bukan colombus melainkan org islam?

      Hapus
  8. Makanya klo ngaku islam jangan cuma bisa baca al-quran aja... tapi baca artinya juga....

    BalasHapus
  9. anteng 3 harian niy ;)pd lebaranan ye? syukur deh :)

    BalasHapus
  10. "Sebaik2 harta simpanan adalah taqwa, dan sejelek2nya adalah sikap permusuhan" (Imam Syafi'i)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebaik2 nya otak dipake biat mikir jangan cuma di jedot2 in di ubin (imam samudra)

      Hapus
  11. Onta arab mudah banget ye di bohongin... ckckck...

    BalasHapus
  12. tapi mungkin saja amerika ditemukan orang Jawa, brasal dari kata mrika yang berarti kesana, klo bsa Arab amiruka berrti yang memerintah kamu,orang indonesia banyak yang keturunan spanyol lho?! bukti nya kalau nyebut penyakit kulit putih mereka bilang belang berasal dari blanco bererti putih

    BalasHapus
  13. kalo semuanya anonim kelihatan jelas kalau kalian itu adalah satu yang di jalankan oleh Yang Maha Esa

    BalasHapus
  14. Blog Pembohongan Publik, beginikah perilaku umat muslim, segala cara dilakukan untuk membela agama, kebohongan yang nyata dipertontonkan seperti ini, lebih baik menyatakan satu kebenaran dari pada ribuan kebohongan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak sejarah yang diputarbalikkan sesuai dengan si "pemilik sejarah"...

      Hapus
  15. lo salah semua . yang nemuin benua amerika tuh spongebob sama patrick trus di beli deh sama tuan kreb karna spongebob sama patrick sama bego nya sama yang tulis ini blog whahaha ! tp ni blog sangat menghibur . thnks min

    BalasHapus
  16. untuk para umat muslim yg ada di blog ini,,
    mari kita ramaikan pesantren,,ramaikan masjid,,ramaikan majelis talim,,
    berita ini bisa jadi iya, bisa jadi tidak,,
    berita ini dikutip dengan dongeng2 sperti abu nawas dsb,,
    saya pernah mendengarnya,,Wallahu alam,,ini benar apa tidak hanya Allah yng tahu,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. apa yg mau di ramaikan? Pasar minggu? Orang yang benar tidak memerlukan orang lain untuk di ajak.

      Hapus
    2. Panggil syekh puji dan aceng fikri coy biar tambah rame

      Hapus
  17. mengapa ribut mengenai hal-hal seperti ini? Benar-benar memalukan sekali, siapa pun penemunya sama saja, kita ini satu, TUHAN hanya satu, tetapi sebutan -NYA yang berbeda, sudahlah, melecehkan agama lain sama dengan melecehkan diri sendiri. Jangan karena memperebutkan hal seperti ini terjadi perpecahan di antara kita.

    BalasHapus
  18. Siapa lagi yang mau masuk surga ciptaan Muhamamd SAW yang ada 72 pelacur (bidadari) jelmaan allah swt yang siap berzina dengan siapaun yang pernah membunuh umat Allah dengan slogan iblis, allahu akbar dan pesta arak (khamar), setelah mabuk, acara ditingkatkan menjadi sex party dengan allah swt yang telah menjelma menjadi 72 pelacur (bidadari).

    Tidak ada satu ayatpun dikitab para nabi Israel (Yahudi) yang menyatakan, kalau surga ciptaan Allah mereka, memiliki 72 pelacur (bidadari) dan arak (khamar) mengalir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. KECUALI AYAT PELACUR,ONANI,BUAH DADA DAN PEMBUNUH TUHAN YANG DAPAT DI BACA SECARA FULGAR DI ALKITAB

      Hapus
    2. gak beda jauh juga koq sama si mamad, cuma supaya jahatnya gak kebaca dia puter balikin deh semua ayat dari Tuhan. maklum deh kebanyakan gaul sama onta arab jd otak nya agak mampet keisi jeroan onta.

      Hapus
    3. Iye kalo baca sorganye islam kayaknya si muhammad saw tuh emang cabul abizz sesuai ama kelakuannye. Dasar onta cabul !

      Hapus
  19. daripada menghina agama lain mendingan pelajari baik-baik dlu agamamu bro.
    blum tentu agamamu itu benar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaupun agama kristen, buddha, hindu tidak benar. Tidak menandakan islam benar.
      Kristen sesat tidak membuktikan islam itu benar. Jgn pake logika kampung masbro.
      Nabi lu aje entot anak kecil.
      Apa itu perbuatan baik?

      By : atheist

      Hapus
    2. bahasa yang sama seperti oraang kafir "kebanyakan"...

      Hapus
  20. Gmana klo ternyata nenek moyang kita yang menemukan benua Amerika sebelum semua yang di sebut diatas. Secara sebelum bangsa eropa dan arab kenal laut bangsa kita sudah terkenal sebagai bangsa maritim (Sriwijaya).

    BalasHapus
  21. Mas admin yang saya kasihi,
    Saya melihat suatu teori yang berkontradiksi disini.
    Sejauh yang saya pelajari, para Indian tersebut menyembah roh - roh para leluhur dan roh - roh alam. Mereka percaya bahwa alam mempunyai jelmaan roh yang akan membantu mereka dalam setiap pekerjaan mereka. Bila anda mengatakan bahwa mereka telah menerapkan pengajaran Muslim sejak leluhur mereka menginjakkan kaki mereka disana, bukankah ini berarti ada pemurtadan? Bisakah anda jelaskan?
    P.S: We come in peace.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh ya... tambahan lagi..
      apakah orang - orang (yang menurut anda) kafir itu harus dimusnahkan? Apakah tidak ada upaya dari anda untuk 'menolong' mereka? Kalaupun mereka menolak, berarti mereka menolak untuk diajar dengan baik.
      #no hard feelings. Saya hanya menyampaikan pendapat

      Hapus
    2. yang terjadi sekarang tidak selalu merupakan kelanjutan yang sama dari masa lalu. Sejarah arab yang sekarang mayoritas apakah dulu mereka islam sedari pertama? Orang eropa sekarang yang mayoritas kristen apakah itu juga berarti bahwa mereka mulus menjalani kekristenan mereka. Lihat sejarah Filipina apakah kristen filipina sekarang terbentuk dari awal adanya suku disana? Kalau ada orang yang tadinya Islam kemudia pindah agama dan melakukan ritual agama baru, ia berubah keadaan. Bagaimana ia berubah? Dipaksa atau sukarela? ya hanya ia dan orang yang melihatnya aja yang tau.

      Hapus
  22. kalian tau nggak, penemu sifat dan perlakuan bohong itu adalah islam.

    Buktinya Tuhannya katanya ada di kaabah makanya islam harus menghadap kaabah kalu beribadah.

    Padahal Tuhan itu kan ada disorga dan di hati manusia yang mau menerimanya.
    Jadi benar2 penemu dan pelaku bohong pertama di dnia ini adalah ajaran agama islam, hebat kan.

    BalasHapus
  23. Semua orang bisa bikin cerita ato buku baru bahkan buku agama baru... Kebenaran d dunia adalah tuhan yang maha esa ... So tunggu aja perbuatan km d dunia and see the end realistis khan gak usah bunuh orang klo km pikir km yg paling hebat mndekati tuhan ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. siapa bunuh orang, PENJAJAH....

      Hapus
  24. saya yakin penulis blog ini bukan orang sembarangan setidak tiadaknya seorang dosen ahli sejarah atau ahli perbandingan agama di dunia, seorang intelek untuk apa berbohong, beliau hanya menyamapaikan berita, fakta, sejarah dan sumber-sumber lain yang bisa dipercaya, salut, maju terus, sampaikan kebenaran, semoga Allah meridhoi.

    BalasHapus
  25. Saya bukan membaca isi blog tp membaca komen2 disini kocak2 semua,, komen2 disini yg mmbuat saya tertawa, ada senang, ada bahagia, ada sinis bhkn ada marah, hehehe

    BalasHapus
  26. INTINYA KRISTEN ITU BANGSAT DAN ENYAHLAH DARI MUKA BUMI INI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Auwlohlu Barbar !!!!!

      Hapus
  27. Biarkan masing-masing dari kita mempercayai apa yang kita yakini.
    Toh kita sendiri yang akan menanggung resikonya dari apa yg kita pilih.

    Wallahu a'lam bish-shawab ...

    BalasHapus
  28. Amerika memang ditemukan oleh orang islam. dan ketika ditemukan, negara ini diberi nama "Al-Amirikiyyah Syarikatun". Kemudian oleh orang-orang yahudi namanya diubah menjadi "Amerika Serikat".

    BalasHapus
  29. Abu Al-Musqlaim27 Februari 2013 23.28

    Sesungguhnya negara AMERIKA memang didirikan oleh bangsa Arab yang beragama Islam sejak jaman dulu kala. Arti dari nama AMERIKA itu sendiri sebenarnya adalah "Aslinya MEmang didiRIKan (oleh orang) Arab"

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksain amat sih, mas ....
      ngakak jadinya ....
      XD ...

      Hapus
  30. untukku agamaku dan untukmu agamu

    BalasHapus
  31. kristen..kristen... sok hebat lu ... n sok tau begok... luk yg mestinya banyak bc lagi.. bca ulang tu semua kitab injil yg banyak.. mn sih yang btul kok kbnyakan bertentangan?? begok...smuanya d ubh untuk mnutupi kbhongan... klo gk d ubh knp musti ad pertentngan dlm kitab lu?? kok ada perjnjian lma ada perjnjian baru??? dasar bohong

    BalasHapus
  32. eh lu pade ribut amat sih....klo elu pade masih ribut jawab pertanyaan ini....
    *napa yesus itu disebut allah .....?
    *katanya tuhan penyelamat umat napa kok disalib....?
    * dalam injil disebutin bahwa roti adalah dagingnya yesus dan anggur sebagai darahnya?? apa g gila makan daging sama darah canibal kale........wkwkwkwk

    BalasHapus
  33. sebaiknya kalau mau mengupas artikel sejarah disisipkan foto dokumen asli sehingga tidak terkesan copas dari artikel tempat lain dan lebih mudah untuk ditelusur kebenarannya

    BalasHapus
  34. Lakum dinukum waliyaddin. Untukku agamaku ∂αη untukmu agamamu. ƍ♣ќ͡ usah ribut..islam bkn agama ♈ã♌ĝ memaksa untuk percya. Hidayah اللّهُ dtg bg umat ♈ã♌ĝ diberi hidayah ∂αη org ♈ã♌ĝ ♏Ǟϋ mengkaji.

    BalasHapus
  35. berarti orang nasrani mengubah cerita sejarah ya? :o

    BalasHapus
  36. hanya orang munafik yg tidak mau mengakui kebenaran agama yang hakiki. lihatlah di dunia barat yang mualaf itu bukan orang biasa, mereka orang2 berilmu bahkan banyak aktivis gereja, pastor atau pendeta yang sangat benci dan keras menentang agama Islam akhirnya mendapat hidayah dan mereka menyatakan menemukan kedamaian dan merasa nyaman dalam Islam. ingatlah komentar yang kalian tulis, kita tunggu saja kelak apa yg akan menimpa kalian atas komentar kalian yang buruk...
    na'udzubillahhi min dzalik

    BalasHapus